Comment atau komentar yang ditinggalkan oleh sahabat di postingan mempunyai kekuatan yang dahsyat bagi suatu blog. Demikian pula sebaliknya, komentar yang kita berikan dalam postingan diblog sahabat juga merupakan alat sederhana namun penting untuk meningkatkan traffic blog.Oleh karena itu sungguh sangat bijak jika kita membalas komentar sahabat sebagai wujud apresiasi kita terhadap sang komentator. Lebih jauh lagi, balasan atas komentar dapat menarik pengunjung untuk kembali dan kembali lagi ke blog kita .

Kalimat diatas merupakan pembuka artikel di blog ini berjudul Dahsyatnya Sebuah Komentar.

Jika sebuah komentar merupakan sesuatu kekuatan yang ngedap-edapi ( duh..bahasa Indonesianya apa ya…), masih perlukah komentar dimoderasi ? Itulah yang kita diskusikan selama dua minggu lebih di blog ini. Artikel berjudul Perlukah Komentar di Moderasi ? mendapat 93 komentar yang beraneka ragam, ada yang berpendapat perlu dan tak sedikit pula yang menganggap tidak perlu. Bagaimanapun juga blog adalah milik anda, jadi diskresi pemiliknyalah yang akan menentukan abang-biru lampune disko… bagaimana tampilan dan kinerjanya.

Semalam, sekitar pukul 22.15, ada 5 nama sahabat yang meluncur dengan mulus dari kaleng susu nona dan oleh karenanya menerima tali asih dari Anoraga. Inilah mereka.

  • Bang Tomi Purba, tali asih berupa sebuah buku berjudul Blog-Preneur-Menjadi Enterpreneur dan Mengembangkan Bisnis Lewat Blog - Wikan Pribadi, S.TP,M.Kom.
  • dr. Ningrum, tali asih berupa sebuah buku berjudul Panduan Ngeblog Menggunakan Wordpress (disertai Original CD) – Raden Budiarto
  • Mbak Meliana Aryuni (Ibu Guru nich) , tali asih berupa sebuah buku berjudul Menu Sehari-hari & Akhir Pekan Volume I - Yasa Boga.
  • Bang Iwan(Amriawan), tali asih berupa sebuah buku berjudul Mahir Dalam 7 Hari? Menggunakan Blogger- Penerbit Andi
  • Bang Dev (KBM), tali asih berupa sebuah buku berjudul Panen Dolar dari Adsense, AdBrite, dan Text Link Ads – DigiBook.

***

Dan, inilah cuplikan komentar yang saya anggap moderat dan pas dihati saya

“….Namun Demikian ?
Ada kalanya ini juga sedikit menimbulkan kerepotan ?
Yaitu bilamana ? teman kita itu merubah namanya ?
Misalnya awalnya ? NH18 ?
kemudian kita ganti menjadi ?NH Cakep Deh? atau ?NH Ganteng Dong? ? ini pasti di moderasi lagi ?
karena dianggap orang baru ? karena namanya tidak / belum dikenal ?

(selain itu juga dimoderasi ? karena NH18 ini telah melakukan kebohongan publik ?)
Mosok mengclaim dirinya Ganteng ? atau Cakep ? kan ndak ngaca itu namanya ?)….”


Pemberi komentar (nh18) yang jika dilihat dari jarak jauh dan dalam cuaca berkabut ini memang tampak ganteng,? menerima tali asih berupa selembar Camouflage T-Shirt.

Kepada para sahabat saya ucapkan selamat dan mohon mengirimkan nama dan alamat lengkap via email : pakdecholikW@yahoo.com, ulangi ke pakdecholik@yahoo.com.

Kepada para sahabat yang lain saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya atas partisipasinya dalam acara ini.

Sungguh, bersahabat dengan anda menjadikan hidup saya semakin berwarna-warni.

***

Masih ada sebuah acara gebyar-gebyar yang tak kalah seru di

Tiga Papan